Wilayah Perbatasan Jadi Daerah Operasional Satgas Illegal Fishing

KKPNews_Jakarta.Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan moratorium kapal eks asing. Dalam hal ini, KKP sekaligus penggerak dalam memberantas kapal-kapal asing, telah membentuk satgas pemberantasan Illegal Fishing. Adapun daerah-daerah yang menjadi operasional satgas IUUF ini merupakan wilayah perbatasan. Hal tersebut ditegaskan Menetri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. “Wilayah perbatasan menjadi daerah operasional”, ucapnya saat menutup Rapat Koordinasi perdana satgas Ilegal Fishing.

Selain menjelaskan tentang daerah operasional, Menteri Susi juga mengungkapkan, ada lima wilayah yang ditunjuk sebagai wilayah laut paling rawan dengan aksi pencurian ikan. Kelima sektor tersebut, dipimpin satu komandan dari unsur TNI AL berpangkat jenderal bintang satu atau dua. Pertama di Selat Malaka. Kedua, Laut Natuna atau Laut China Selatan. Ketiga, laut di utara Sulawesi dan Kalimatan. Keempat Laut Arafuru, dan kelima laut di selatan Jawa atau Samudera Hindia.

Pembagian sektor pengawasan tersebut dilakukan bukan berdasarkan kerawanan, melainkan karakter aksi illegal fishing di 5 lokasi tersebut yang berbeda-beda di dekat Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).  Tercatat, Natuna merupakan daerah paling banyak yang dimasuki pencuri ikan. Dalam paparannya, Menteri Susi menyebut,  dalam waktu seminggu bisa 3 hingga 5 kapal ditangkap. Mayoritas kapal tersebut berasal China, Vietnam, dan Thailand. Kemudian Sulawesi Utara sampai Biak itu kapal-kapal Vietnam.

Sementara di Arafuru, lebih banyak dicuri kapal-kapal eks asing yang sembunyi di negara tetangga, yakni  dari Korea, Taiwan, dan Jepang. Itu mereka bilangnya hanya lewat saja, tahunya berhenti dan mancing di situ, dan tangkap ikan-ikan mahal kita kaya Bluefin.

Dia pun melanjutkan, selain membagi wilayah kerja berdasarkan rayon perairan, rapat perdana tersebut juga membahas pematangan standar prosedur (SOP) penenggelaman kapal tanpa peradilan, hingga anggaran Satgas tahun depan. (MD/DS)

 

About the author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.