Rakornas Satgas 115 Tahun 2017 Guna Tingkatkan Kinerja di Masa Depan

 

Pidato pembukaan Rakornas Satgas 115 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Komandan Satgas 115 (Dok. Humas KKP)
Pembukaan Rakornas Satgas 115 secara resmi oleh Menko Polhukam (Dok. Humas KKP)

Sejak terbentuknya Satgas 115, telah banyak kegiatan di bidang penegakan hukum yang dilakukan dan banyak peristiwa yang telah tercatat. Secara umum dapat dikatakan bahwa kegiatan pemberantasan illegal fishing di Indonesia telah mengalami kemajuan  signifikan positif, meskipun masih perlu dioptimalkan. Rapat kordinasi nasional (Rakornas) Satgas 115 yang ke – 2 diselenggarakan bertujuan untuk evaluasi dan optimalisasi kinerja Satgas 115 ke depan. Rakornas Satgas 115 yang bertema “Dengan Pemberantasan Illegal Fishing Kita Jaga Kedaulatan Negara Serta Keberlanjutan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat” dibuka secara resmi oleh Menteri Kordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan.

Satgas 115 adalah salah satu perwujudan dari cita cita Indonesia untuk menjadi poros maritim dunia”, ucap Menko Polhukam dalam pidato pembukaan Rakornas satgas 115. Dalam pidatonya Menko Polhukam juga menambahkan untuk melakukan penangkapan terhadap otak dari pelaku illegal fishing. “Saya minta kepada Satgas 115 untuk fokus menegakkan hukum kepada pengendali atau otak pelaku illegal fishing”, tambah Menko Polhukam

Acara Rakornas ini juga sebagi moment penyerahan laporan Satgas 115 kepada Presiden yang kali ini diwakili Menko Polhukam oleh Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Komandan Satgas 115.

“Kesalahan dalam melakukan pengelolaan di laut tidak boleh terulang kembali, dengan itu Satgas 115 secara tegas akan membasmi pelaku pelaku tindak pidana yaitu penangkapan ikan secara illegal, unreported dan unregulated fishing yang mayoritasnya dilakukan oleh kapal asing”, tegas Komandan Satgas 115 dalam pidato penyerahan laporan Satgas 115 kepada Menko Polhukam

Rakornas yang dilaksanakan selama 3 hari di Hotel Grand Sahid, Jakarta juga dihadiri oleh pejabat tinggi negara seperti para pejabat tinggi negara tersebut Menteri Kordinator bidang Kemaritiman, Kapolri, KSAL, Jaksa Agung dan Kabakamla memberikan keynote speech dalam acara ini. Menteri Susi selaku Komandan Satgas 115 juga memberikan keynote speech di Rakornas Satgas 115 tahun 2017.

Peserta Rakornas Satgas 115 tahun 2017 ini dihadiri oleh perwakilan beberapa instansi yang terkait dengan Satgas 115 dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga mengahadirkan para ahli sebagai narasumber untuk memberikan materi/ilmu terkait illegal fishing di Indonesia. Diharapkan dengan melakukan diskusi antara para ahli dengan peserta rakornas yang berasal dari instansi-instansi penegak hukum seluruh Indonesia akan memberikan masukan untuk peningkatan kinerja Satgas 115 kedepannya.

Acara yang berlangsung dari tanggal 10 – 12 Juli 2017 ini ditutup oleh pidato Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Komandan Satgas 115.

“Kita negara kaya kita negara besar, tidak boleh lagi kita diremehkan, tidak boleh lagi kapal-kapal dari negara tetangga kita berfikir mereka bisa kapan saja untuk masuk dan mengambil sumber daya alam kita secara semena-mena dan telah kita buktikan kita bisa”, ucap Komandan Satgas 115 dalam pidaoto penutupan Rakornas Satgas 115 tahun 2017.

“Saya yakin 3 hari ini kita telah mendapatkan kordinasi yang lebih baik. Banyak persoalan di lapangan yang telah kita bisa diskusikan bersama dan saya yakin Satgas 115 tetap akan jadi leadership dalam penanganan kejahatan di laut dan bagaimana kita membuktikan bahwa sipil dan militer itu bisa bekerja sama”, tambah Komandan Satgas 115.

About the author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.